|
Tuesday, 06 January 2009 21:43 |
Di kota Palembang mungkin belum merasakan langkanya BBM (Bahan Bakar Minyak), tapi untuk daerah pinggiran kota seperti daerah Pendopo talang ubi atau mungkin banyak daerah lain yang lokasinya berada jauh dari pusat kota Palembang sangat menderita dengan kelangkaan BBM semenjak diturunkannya harga beberapa minggu yang lalu.
|
|
selengkapnya...
|
|
Thursday, 01 January 2009 20:40 |
Tahun 2009 diawali dengan kejadian tanah longsor yang menggagalkan rencana kami ber arung jeram di sungai lematang siang tadi (01/01/09). Menurut informasi yang kami dapat, Tanah mulai longsor sekitar pagi hari tadi. Lokasi tanah longsor berada disekitar 3km sebelum air terjun lematang bila kita dari Lahat.
Antrian kendaraan bermotor sangat panjang, karena secara otomatis jalan akses Lahat-Pagar alam maupun Pagar alam-Lahat tertutup. Kejadian ini membuat para wisatawan lokal yang ingin liburan menikmati keindahan kota Pagar Alam harus putar haluan (kembali pulang) ke kota asalnya, atau ada juga yang mencari alternatif lain seperti duduk-duduk di pinggiran tebing-tebing yang kokoh, menikmati pemandangan alam sekitar, untuk mengurangi rasa kecewa yang mendalam. Jalan alternativ yang bisa ditempuh bagi yang sudah terlanjur berada dikota Pagar Alam yaitu melalui jalur Pendopo Lintang - Tebing Tinggi - Lahat. Tetapi jalur itu sangat jauh karena memutar arah untuk dapat kembali ke kota Lahat.
|
|
selengkapnya...
|
|
Thursday, 01 January 2009 20:39 |
Tahun 2009 diawali dengan kejadian tanah longsor yang menggagalkan rencana kami ber arung jeram di sungai lematang siang tadi (01/01/09). Menurut informasi yang kami dapat, Tanah mulai longsor sekitar subuh pagi hari tadi. Lokasi tanah longsor berada disekitar 3km sebelum air terjun lematang bila kita dari Lahat.
Antrian kendaraan bermotor sangat panjang, karena secara otomatis jalan akses Lahat-Pagar alam maupun Pagar alam-Lahat tertutup. Kejadian ini membuat para wisatawan lokal yang ingin liburan menikmati keindahan kota Pagar Alam harus putar haluan (kembali pulang) ke kota asalnya, atau ada juga yang mencari alternatif lain seperti duduk-duduk di pinggiran tebing-tebing yang kokoh, menikmati pemandangan alam sekitar, untuk mengurangi rasa kecewa yang mendalam. Jalan alternativ yang bisa ditempuh bagi yang sudah terlanjur berada dikota Pagar Alam yaitu melalui jalur Pendopo Lintang - Tebing Tinggi - Lahat. Tetapi jalur itu sangat jauh karena memutar arah untuk dapat kembali ke kota Lahat. Kendaraan berat sudah berada di datangkan pemerintah setempat seperti eksavator, Water Canon (Mobil Pemadam Kebakaran) untuk meng eksekusi tumpukan tanah merah bercampur dengan pepohonan yang turut tumbang terbawa aliran air. Tapi sampai pukul 13:30 tepat saat kami tiba di lokasi, belum ada langkah tepat yang dapat di lakukan kedua macam alat berat tersebut. Sehingga kami memutuskan untuk kembali pulang dengan rasa kecewa mendalam karena rencana yang sudah disusun berantakan.
|
|
Thursday, 11 September 2008 13:46 |
|
Pengumuman hasil pilkada sumsel ditetapkan hari ini (11/09/2008). Sejak dari pagi KPUD melakukan rapat pleno yang dikawal ketat oleh pihak kepolisian untuk mengantisipasi adanya kerusuhan susulan seperti yang terjadi tanggal 9 september kemaren.
Adapun hasil yang diperoleh adalah kemenangan pasangan Alex Noerdin - Eddy Yusuf (ALDY) dengan mengumpulkan 1.866.390 (51,4%) suara dari 3.630.763 total suara. Sedangkan rivalnya, pasangan Syahrial Oesman - Helmy Yahya (SOHE) memperoleh sisa suara yaitu 1.764.373 (48,6%) suara. Jumlah suara yang tidak sah mencapai 73.828 suara.
Pasangan ALDY menang di 8 dari 15 kabupaten/kota yang ada yaitu Banyuasin, Muba, OKU Selatan, Lahat, Pagar Alam, Empat Lawang, Musi Rawas, dan Muara Enim. Sedangkan pasangan SOHE menang di 7 kabupaten/kota antara lain adalah OKU Timur, OKI, OI, Prabumulih, Palembang, OKU, dan Lubuk Linggau.
|
|
selengkapnya...
|
|
|
Monday, 08 September 2008 09:35 |
|
dikutip dari: www.sripo-online.com PALEMBANG, SRIPO —Besok, Selasa (9/9) diperkirakan rakyat Sumsel akan mengetahui secara resmi hasil pemenang pilkada gubernur Sumsel versi resmi pemerintah. Yakni, versi KPUD Sumsel. KPUD memutuskan memercepat rekapitulasi hasil penghitungan suara baik di tingkat KPU kabupaten/kota maupun tingkat provinsi. Keputusan ini mendesak untuk dilakukan dengan melihat situasi dan kondisi rekapitulasi di tingkat KPU kabupaten/kota. Percepatan tersebut telah diputuskan dalam pleno KPU Prov Sumsel tanggal 6 September 2008. Tahapan pemilukada yang telah ditetapkan sebelumnya diubah legalitasnya untuk memercepat rekapitulasi. Demikian Ketua Tim Advokasi KPU Prov Sumsel Kms M Amin atas nama anggota KPU Prov Sumsel, Minggu (7/9). Percepatan itu melihat kerja Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan KPU kabupaten/kota yang menyelesaikan rekapitulasi lebih awal. Dari jangka waktu yang ditetapkan melalui keputusan KPU Prov Sumsel sebelumnya, KPU kabupaten/kota sudah menyelesaikan lebih cepat satu sampai dua hari. “Ternyata kerja jajaran penyelenggara pemilukada di bawah KPU Prov Sumsel tidak menggunakan waktu maksimal dalam menyelesaikan rekapitulasi. Sebagian sudah disampaikan sebelum jangka waktu yang ditetapkan habis,” ujar Amin.
|
|
selengkapnya...
|
|
|
|
|
|
|
Page 1 of 5 |