| Kegilaan halilintar yang tidak pandang bulu dan mengenal waktu |
| Wednesday, 08 April 2009 08:12 | |
|
Gambar diatas tidak sengaja terambil dari HP kamera teman saat melakukan instalasi mikrotik di daerah Duri Provinsi Riau. Pada saat itu kami sedang memindahkan perangkat mikrotik dari ketinggian 20 meter ke ketinggian 40 meter pada tower triangle. Langit agak sedikit mendung diatas kepala, tapi dari arah timur awan gelap berarakan menuju ke barat. Kenarsisan teman yang ingin mengabadikan kegiatan kami diatas tower terganggu saat kamera HP nya menangkap sambaran petir tersebut. Dengan rasa cemas karena petir mulai beraksi, kami bergegas meninggalkan pekerjaan tersebut dengan terburu-buru. Seperti yang kita ketahui dari banyak berita di media, banyak korban yang disebabkan oleh keganasan musuh dari gundala (petir). Bukan saja perangkat elektronik yang dikhawatirkan, tapi nyawa manusia yang bisa terenggut tanpa dapat dicegah. Awal bulan maret, belasan perangkat mikrotik sebuah universitas dan ISP terkemuka di Palembang menjadi korban. Padahal posisi perangkat tidak berada pada posisi ketinggian maksimal. Beberapa hari yang lalu (awal april 2009) beberapa perangkat disebuah perusahaan minyak terkemuka area Pendopo ngambek (hang) dan ada juga yang mati total. Untung switch Dlink yang kami pakai hanya mogok sebentar, tapi itu sudah mengakibatkan gangguan komunikasi beberapa saat. Setelah sumber listrik dicabut, perangkat kembali berjalan normal.
|